Bakteri Probiotik Anaerob

Posted by on 2017, Jun 12 in Bakteri Probiotik AnAerob, Lingkungan, Slider | 0 comments

Bakteri Probiotik Anaerob

Bakteri Probiotik Anaerob adalah bakteri yang berkembang biak tidak  membutuhkan udara atau oksigen (O2) untuk hidup dengan kata lain bakteri ini dapat hidup dan berkembang biak tanpa terkontaminasi udara bebas. Bila ada oksigen, maka bakteri akan mati.

Bakteri Probiotik Anaerob

Bakteri Probiotik Anaerob Microbac Pengurai Limbah merupakan solusi untuk berbagai limbah cair diantaranya:
1) Limbah cair rumah sakit
2) Limbah cair industri
3) Limbah cair gedung
4) Limbah CPO
5) Limbah cair domestik
6) Pembuatan kompos
7) Limbah dapur
8) Septic tank
9) Kolam ikan

Fungsi dan manfaat Bakteri Probiotik Anaerob Microbac Pengurai Limbah:
1) Mengurai bahan organik protein, karbohidrat, dan lemak secara biologis.
2) Mengurai NH3 dan NO2 pada sampah organik, tinja, dan kotoran hewan ternak secara biologis
3) Menghilangkan bau pada sampah, tinja, dan kotoran hewan ternak.
4) Mengurai tinja menjadi cair pada septic tank.
5) Mengurai sisa makanan dan lemak pada pipa saluran air buangan wastafel.
6) Menekan populasi bakteri patogen pada septic tank.
7) Merupakan starter bakteri untuk pembuatan pupuk kompos.
8) Meningkatkan populasi microba menguntungkan pada tanah sehingga tanah menjadi subur

Kandungan Bakteri Probiotik Anaerob:
Nitrosomonas sp., Nitrobacter sp. Pseudomonas sp., Bacillus sp.

PENTING..!!!
> Hindari penggunaan bahan kimia anti bakteri seperti karbol, lysol dan sejenisnya karena dapat membunuh bakteri.
> Hindari produk dari sorot sinar matahari langsung dan panas langsung.

Fungsi dan manfaat Microbac Extra Anaerob:
1) Mengurai bahan organik protein, karbohidrat, minyak dan lemak secara biologis.
2) Menghilangkan bau busuk pada air limbah
3) Menurunkan nilai BOD, COD, amoniak, minyak-lemak, fosfat, dan parameter pencemar lainnya secara aerobik (bak limbah harus dilengkapi dengan mesin aerator dan sejenisnya).
4) Mengurangi biaya pemakaian asam/basa karena bakteri ini dapat bekerja di rentang pH 4-10 dan bakteri ini juga dapat bekerja pada air limbah yang memiliki kandungan klorin <= 3 ppm.
5) Mengurangi lumpur (sludge) secara signifikan yang biasa ada di dasar bak limbah.

Kandungan:
P. acidilactic, P. pentosaceus, Bacillus subtilis dan beberapa jenis enzym

PENTING..!!!
> Hindari penggunaan bahan kimia anti bakteri seperti karbol, lysol dan sejenisnya karena dapat membunuh bakteri.
> Hindari produk dari sorot sinar matahari langsung dan panas langsung.

Bakteri Pengurai Limbah Cair dan Lemak

Berikut beberapa aplikasi penggunaan Bakteri Probiotik Anaerob Microbac Pengurai Limbah:

1) Aplikasi MIRCROBAC Anaerob di Septic Tank (WC)

Manfaat:

  1. Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
    2. Menguraikan NHз dan NO2 pada tinja dan sampah organik lainnya secara anaerob sehingga meminimalisir bau.
    3. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) seperti E.coli, salmonella, dan lain-lain pada septik tank sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar (terutama bila bercampur dengan sumber air tanah atau sungai).
    4. Menjadikan tinja padat menjadi terurai sehingga septic tank selalu tidak mampet dan tidak penuh.

Petunjuk pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu botol MicroBac -anaerob selama beberapa saat.
2. Harap diperhatikan dosis MIRCROBAC yang digunakan karena bila bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari tinja tersebut, apalagi bila sebelumnya pernah diberikan zat kimia yang dapat membunuh bakteri seperti soda api, karbol dan bahan sejenisnya. Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml MicroBac -anaerob (15 x tutup botol atau sekali tuang kemasan ekonomis 150 ml) untuk ukuran septik tank 4 m3 .
3. Tuangkan MicroBac -anaerob tersebut kedalam setiap closet dengan maksud untuk menghancurkan / menguraikan tinja yang ada disaluran closet dan menghilangkan baunya, lalu siram dengan air hingga merata dan lakukan setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali.
4. Untuk kasus yang berat (sudah mampet), tuangkan MicroBac -anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada closet setiap malam menjelang tidur selama 2-3 hari selama penyebab mampetnya bukan berasal dari bahan anorganik seperti plastik, logam, dan lain-lain.
5. Untuk maintenance, tuangkan MicroBac -anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada setiap closet setiap 1 bulan sekali.

Dimana Jual Bakteri Probiotik Pengurai Limbah Murah

2) Aplikasi MICROBAC Anaerob di Wastafel

Petunjuk pemakaian :
1. Kocok terlebih dahulu botol MicroBac -anaerob selama beberapa saat.
2. Harap diperhatikan dosis MicroBac  yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa organik (lemak, sayur, nasi,dll).
3. Campurkan 150 ml MicroBac -anaerob dengan 2 liter air bersih aduk hingga merata. Kemudian masukkan pada wastafel cucian piring sebelum tutup ( pada malam hari ). Lakukan 1-3 hari sekali agar tidak terjadi sumbatan oleh lemak (tergantung banyaknya sampah yang masuk ke wastafel).
4. Sebaiknya pada sistem pembuangan saluran pipa dihindari dari penggunaan bahan anti bakteri seperti soda api, karbol, lysol, betalaktam, formaldehyde, iodium dan sejenisnya.

3) Aplikasi MICROBAC Anaerob di Kandang Ayam

Manfaat :
1. Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
2. Menguraikan NHз dan NO2 pada kotoran ayam dan sampah organik lainnya secara anaerob.
3. Mengurangi bau kotoran ayam secara biologis.
4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) di kandang ayam.
5. Mempercepat proses pembentukan kompos dari kotoran ayam dan campuran sampah organik lainnya serta meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan (lebih hitam dan gembur)

Petunjuk pemakaian Bakteri Probiotik Anaerob:
1. Kocok terlebih dahulu botol Mircrobac-Anaerobselama beberapa saat.
2. Harap diperhatikan dosis MICROBAC yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari kotoran ayam tersebut dan masih ada bau yang menyengat. Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml Mircrobac-Anaerob dicampur dengan 5 liter air bersih lalu diaduk hingga merata.
3. Tuangkan campuran tersebut pada sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan kotoran ayam dikandang tersebut, namun jangan terlalu basah.
4. Bila kotoran ayam sudah menumpuk maka keesokan harinya dilakukan pembalikan terhadap kotoran ayam tersebut dan lakukan penyemprotan kembali untuk mendapatkan hasil yang optimal.
5. Lakukan hal-hal tersebut diatas setiap seminggu sekali pada kandang ayam tersebut.
6. Bila kotoran ayam sudah terlalu menumpuk maka dapat dikumpulkan pada suatu tempat tertentu diluar kandang dan lakukan penyemprotan kembali sambil sesekali diaduk agar merata.
7. Untuk volume total campuran MIRCROBAC dengan air dapat disesuaikan dengan volume kotoran ayam tersebut.
8. Kotoran ayam yang telah mendapatkan perlakuan tersebut akan menjadi kompos yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman setelah 3-5 hari penyemprotan, tergantung dari volume kotoran ayam. Bahkan kualitas kompos yang dihasilkan sangat bagus mutunya dibandingkan bila didiamkan saja tanpa penambahan Mircrobac-Anaerobkarena selain bentuk fisik kompos yang lebih hitam dan gembur juga terkandung bakteri probiotik anaerob yang dapat membantu menguraikan unsur pupuk menjadi unsur hara yang dapat segera diserap oleh tanaman sehingga tanah menjadi jauh lebih subur. Hal ini dapat meningkatkan nilai jual kompos tersebut dipasaran sehingga menjadi nilai tambah bagi peternakan ayam tersebut.

4) Aplikasi MIRCROBAC Anaerob di Perkebunan (Persiapan Lahan/Pemulihan Tanah Bekas Pertambangan)

Manfaat:
1. Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) dipermukaan tanah
2. Menguraikan bahan kimia pencemar (bila ada) yang ada dipermukaan tanah menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.
3. Mempercepat penguraian pupuk sehingga cepat diserap oleh tanaman.
4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) dipermukaan tanah.

Petunjuk pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu botol Mircrobac-Anaerobselama beberapa saat.
2. Campurkan 1,4 ltr MICROBAC dengan air hingga volume 400 ltr dalam suatu wadah (dosis tersebut untuk 1 Ha lahan). Untuk tanah yang rusak akibat pencemaran kimia, dosis MICROBAC dilipatgandakan sebanyak 3-4 kali lipat (4,2 ltr – 5,6 ltr) dari dosis standar tersebut.
3. Tuangkan campuran tersebut ke sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan tanah.
4. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, lakukan pembalikan tanah setelah 7 hari kemudian dan lakukan penyemprotan kembali dengan dosis seperti diatas.

5) Aplikasi MICROBAC Anaerob di Perkebunan (Proses Pemupukan)

Manfaat:
1. Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) dipermukaan tanah
2. Mempercepat penguraian pupuk kimia (urea / TSP / NPK, dll) sehingga cepat diserap oleh tanaman, membuat daya tahan tanaman terhadap penyakit menjadi lebih baik dan mencegah pemakaian pupuk menjadi mubazir.
3. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) dipermukaan tanah.
4. Mengefektifkan kinerja pupuk kimia sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

Petunjuk pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu botol Microbac-Anaerob selama beberapa saat.

2. Campurkan 1 tutup botol (± 10 ml) MICROBACdengan 5 kg pupuk kimia (urea / TSP / NPK, dll).
3. Tebar pupuk tersebut pada permukaan tanah seperti biasa.
4. Lakukan pencampuran MIRCROBACdengan pupuk kimia setiap melakukan pemupukan.

6) Aplikasi MICROBACAnaerob di Limbah Organik (CPO, Karet, Tapioka, dll)

Manfaat Bakteri Probiotik Anaerob:

1. Menguraikan limbah organik (lemak, protein, karbohidrat, kandungan amoniak dan nitritnya, dll) secara biologis menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.

2. Menghilangkan bau pada limbah organik secara biologis.
3. Menurunkan nilai COD, BOD, amoniak, dll (parameter pencemar) pada limbah organik.

Petunjuk pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu botol Microbac-Anaerob selama beberapa saat.
2. Lakukan pengaturan nilai pH limbah sekitar pH : 6,5 – 8 dengan menggunakan H2SO4 atau NaOH/CaCO3.
3. Campurkan 1000 ltr Microbac-Anaerob dengan 1000 ton limbah (±1000 M3 limbah) pada bak kedua (dosis pencampuran minimal).
4. Tutup saluran masuk ke bak tersebut dan saluran keluar dari bak tersebut.
5. Biarkan kondisi tersebut selama 48 jam.
6. Buka saluran masuk ke bak tersebut secara perlahan-lahan dan buka juga saluran keluarnya bila volume limbah sudah hampir luber.
7. Lakukan penyedotan balik (dengan bantuan pompa) dari bak terakhir ke bak kedua tersebut untuk efisiensi pemakaian bakteri.
8. Setelah 1-2 minggu kemudian, tuangkan MICROBAC setiap hari kedalam bak kedua untuk merefresh bakteri yang sudah lemah. Dosisnya adalah 1 ltr MIRCROBAC: 30-40 M3 limbah baru per hari yang masuk ke bak pertama.
9. Aplikasi ini tidak perlu menggunakan bantuan alat aerator/blower karena sifat bakteri ini adalah anaerobik.
10. Operator tidak perlu menambahkan zat apapun sebagai nutrisi bakteri kecuali jika komposisi kandungan limbah organiknya sangat rendah dibanding limbah anorganiknya.
11. Bila mendapati botol Microbac-Anaerobyang menggembung maka Mircrobac-Anaerobtersebut sudah siap untuk diaplikasikan tanpa harus dikocok terlebih dahulu
12. untuk limbah sawit yang telah dinetralisir dengan bakteri, dapat digunakan untuk menyiram kebun dan membantu pembentukan kompos dari sampah padat (karena sudah mengandung bakteri probiotik anaerob).

 7) Aplikasi MICROBAC Anaerob Untuk Pembuatan Kompos dari Sampah Organik

Manfaat:
1. Mempercepat waktu pembuatan kompos.
2. Meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan.
3. Memperkaya kandungan bakteri pengurai (probiotik) didalam kompos sehingga mempercepat proses penguraian pupuk dan cepat diserap oleh tanaman.
4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) yang terkandung didalam sampah organik.
5. Meminimalisir bau sampah organik.
6. Mengefektifkan kinerja pupuk kimia (bila nantinya dioplos dengan pupuk kimia) sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

Petunjuk pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu botol Microbac-Anaerob selama beberapa saat.
2. tuangkan campuran 1 tutup botol (± 10 ml) MICROBAC dan 100 ml air ke dalam 10 kg sampah organik (dengan cara disemprot) lalu dieramkan dalam kondisi anaerobik..
3. Setelah 2-3 hari atau setengah waktu dari waktu perkiraan panen kompos, lakukan pembalikan sampah organik dan semprotkan kembali setengah dosis campuran di atas.
4. Untuk lebih mempercepat waktu panen kompos, dapat diulangi lagi penyemprotan campuran tersebut diatas sampai beberapa kali sambil dibalik-balik sampahnya.
5. Sebaiknya sampah organik tersebut dihancurkan terlebih dahulu sebelum dieramkan dan ditiriskan airnya untuk mempercepat pemgomposan.

Anjuran Umum:
1. Saat penyimpanan MICROBAC, hindari kontak langsung dengan sinar matahari dan tutup yang rapat setelah digunakan.
2. Apabila suatu saat mendapati botol MICROBAC yang menggembung, cukup dibuka tutup botolnya selama beberapa saat untuk menghilangkan gasnya akibat aktifitas bakteri.
3. Hindari pemakaian zat-zat yang dapat mematikan bakteri seperti garam konsentrasi tinggi, karbol, lysol, sianida, betalaktam, formaldehyde, iodium, dll.
4. Masa kadaluarsa MICROBAC adalah 1 tahun sejak tutup botol dibuka.

Bakteri Bisa digunakan untuk limbah Domestik yaitu  :

  • Jual Bakteri Pengurai Limbah untuk Rumah Sakit
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah untuk Apartement
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah untuk Mall
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah untuk Hotel
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah Anaerob untuk Rumah Sakit
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah Anaerob untuk Apartement
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah Anaerob untuk Mall
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah Anaerob untuk Hotel

Diproduksi oleh:
PT. Artha Kirana Persada
Untuk pemesanan hubungi: 0813 2588 9734 (Call/SMS) Whatsapp 0859 5982 0690
Email: info@ArthaKirana.com

 

  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Denpasar
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Serang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Bengkulu
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Gorontalo
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Jakarta
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Jambi
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Bandung
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Semarang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Surabaya
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Pontianak
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Banjarmasin
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Palangka Raya
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Samarinda
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Tanjung Selor
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Pangkal Pinang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Tanjung Pinang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Bandar Lampung
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Ambon
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Sofifi
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Mataram
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Kupang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Jayapura
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Manokwari
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Pekanbaru
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Mamuju
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Makassar
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Palu
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Kendari
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Manado
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Padang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Palembang
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Medan
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah di Yogyakarta
  • Bakteri Probiotik Anaerob
  • Bakteri Anerob
  • Jual Bakteri Probiotik Anaerob
  • Bakteri Pengurai Limbah
  • Bakteri Pengurai Limbah Anaerob
  • Bakteri Pengurai Limbah Organik Anaerob
  • Jual Bakteri Pengurai Limbah Organik Anaerob


 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
11 + 29 =


error: Content is protected !!